Indonesia Akan Kawal Kemajuan Negosiasi di Durban

 

Menyikapi perundingan internasional perubahan iklim di Durban yang akan berlangsung sebentar lagi, Indonesia berjanji untuk mengawal kemajuan negosiasi dan mendorong pihak negara maju untuk menyepakati bersama suatu kerangka reduksi karbon.

Seperti dilaporkan oleh Jakarta Post, hal ini dituturkan oleh Doddy Sukadri, anggota delegasi Indonesia ketika ditemui di Jakarta.  Ia mengatakan bahwa pencapaian kesepakatan ini sangat dibutuhkan demi mencegah bencana terkait iklim yang sangat mungkin terjadi jika emisi karbon dibiarkan terus tumbuh begitu saja.

Saat ini, negosiasi perubahan iklim internasional dilakukan dalam dua jalur berbeda, yakni kelompok kerja yang membahas komitmen lanjutan protokol Kyoto bagi negara maju (AWG-KP), dan kelompok kerja yang membahas komitmen kerjasama jangka panjang negara berkembang (AWG-LCA).

Sayangnya, kedua kubu masih bersikap saling menunggu dan enggan mengikatkan diri dalam suatu komitmen reduksi emisi, jika tidak didahului oleh pihak lainnya.  Dalam konteks ini, Indonesia termasuk sebuah negara yang progresif karena berani mengutarakan target reduksi emisinya secara eksplisit.  Dari kalangan negara maju, peraturan pajak karbon yang baru saja disahkan oleh Australia juga berpotensi untuk mendorong kemajuan negosiasi.

 

468 ad