Menteri Lingkungan Hidup Himbau Penggunaan Transportasi Massal

Sebagai ibukota negara, Jakarta memiliki tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi. Hal ini erat kaitannya dengan tingkat emisi karbon yang dihasilkan. Karena itu, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta menghimbau agar penggunaan transportasi massal dimaksimalkan.

“Perusahaan yang memiliki staf banyak menyediakan bus-bus umum, jadi mengurangi kendaraan pribadi,” papar Guruh, seperti dilansir Media Indonesia.

Belum lama ini, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta menyebut bahwa sektor transportasi menjadi penyumbang emisi karbondioksida terbesar pada 2005 dengan data emisi gas rumah kaca di Jakarta sekitar 40 juta ton karbondioksida.

Data yang dirilis IESR (Institut for Essential Services Reform) mengungkapkan bahwa Jakarta menghasilkan emisi karbondioksida sebesar 9593 gram per kapita per hari. BPLHD juga memproyeksikan bahwa pada tahun 2030 emisi CO2 akan meningkat lebih dari lima kali lipat hingga mencapai lebih dari 200 juta ton CO2. Sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar emisi dengan 19,61 juta ton setara karbondioksida per tahun.

 

Gambar diambil dari sini.

468 ad