Greenpeace Desak Jejaring Sosial Gunakan Energi Alternatif

Jejaring sosial memainkan peranan yang terbilang penting dalam kehidupan masyarakat masa kini. Namun sesuatu yang sering luput dari perhatian adalah fakta bahwa setiap perusahaan yang mengoperasikan Facebook, Google, Yahoo dan lainnya harus memiliki ribuan data center yang membutuhkan listrik, dan daya listrik yang digunakan dipasok dari batu bara yang memberikan dampak negatif pada lingkungan.

Menyikapi situasi ini, organisasi aktivis lingkungan seperti Greenpeace menggagas pengguna Facebook untuk mendesak pemiliknya menggunakan energi terbarukan untuk memasok listrik. Greenpeace dan sekitar 70.000 pengguna Facebook mengumpulkan dukungan dalam 24 jam dan menyerukan agar jejaring sosial mulai menggunakan tenaga listrik dari energi terbarukan, bukan tenaga batubara dan tenaga nuklir.

Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Asia Tenggara, Arif Fiyanto mengungkapkan bahwa kendati pemilik Facebook belum memberikan tanggapan atas desakan dari ribuan penggunanya, pihak Greenpeace akan terus berusaha agar pihak pemilik mempertimbangkan penggunaan energi alternatif.

“Kami akan terus mengkampanyekan pentingnya penggunaan energi terbarukan ke seluruh perusahaan IT, jadi tidak hanya Facebook saja,” ujar Arif seperti dikutip Green Radio.

 

Gambar diambil dari sini.

468 ad