Cuaca Ekstrim, Abrasi Pantai Kalsel Makin Parah
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Arsyadi bertutur bahwa kerusakan kawasan pantai Banjarmasin, Kalimantan Selatan tahun ini jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
Menurut Arsyadi, hal tersebut dipicu kondisi cuaca ekstrem yang mengakibatkan gelombang lebih besar atau lebih tinggi dibanding sebelumnya. Cuaca ekstrem yang terjadi sejak 2010 membuat laju abrasi di kawasan pesisir pantai berlangsung jauh lebih cepat dibanding kondisi normal.
Saat ini, diperkirakan 10 persen dari panjang kawasan pantai sepanjang 1.300 kilometer di Kalimantan Selatan mengalami kerusakan akibat abrasi. Abrasi yang cukup parah terjadi di kawasan Pantai Takisung Kabupaten Tanah Laut dan Sungai Loban yang masuk wilayah Tanah Bumbu. Pantai di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu juga mengalami kerusakan cukup parah, seperti Sungai Loban dan sekitarnya. Abrasi di Sungai Loban bahkan telah sampai ke jalan umum.
Agar kerusakan tidak semakin meluas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya menahan hempasan gelombang tersebut dengan membangun bronjong di sepanjang kawasan pesisir pantai.
“Sayangnya, alokasi dana untuk pembangunan bronjong tersebut masih cukup minim sehingga kerusakan tidak sebanding dengan alokasi dana pemerintah pusat maupun daerah,” tutur Arsyadi, seperti dilansir Antara News.
Gambar diambil dari sini.


