Greenpeace Desak Pelaksanaan Moratorium Cakup Hutan Alam

Dalam pernyataannya baru-baru ini, organisasi aktivis lingkungan hidup Greenpeace meminta agar moratorium penebangan hutan tidak hanya melingkupi hutan primer melainkan juga seluruh hutan alam.

Juru Kampanye Politik Hutan Greenpeace Asia Tenggara, Yuyun Indradi mengungkapkan, penandatanganan sudah mundur lima bulan dari rencana semula dan kerusakan hutan sudah demikian parah. Jika moratorium penebangan hutan hanya sebatas hutan primer, pengaruhnya terhadap penyelamatan hutan yang tersisa di Indonesia tidak akan signifikan.

“Kalau hanya hutan primer, itu memang sudah sepatutnya dilindungi. Sehingga tidak akan berpengaruh banyak pada penyelamatan hutan, dan bila ini yang terjadi jelas menggambarkan keinginan pemerintah bukan untuk menyelamatkan hutan tapi lebih pada pencairan dana Norwegia saja,” ujar Yuyun, seperti dilansir Green Radio.

Sekretaris Kabinet, Dipo Alam menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berencana menandatangani Perpres Moratorium Hutan pada bulan Mei ini.

 

Gambar diambil dari sini.

468 ad