Facebook Minta Dukungan Greenpeace untuk Efisiensi Energi
Pernyataan Facebook yang ingin lebih ramah lingkungan dengan menerapkan efisiensi energi pada data center ditanggapi oleh organisasi lingkungan Greenpeace dengan desakan agar situs jejaring sosial itu tidak lagi menggunakan energi batubara untuk kebutuhan listrik pusat data dan operasi lain dari situs itu. Saat ini Facebook tengah mengembangkan hardware, power supply dan arsitektur data center yang 38 persen lebih hemat energi dan 24 persen lebih murah dari rata-rata industri yang ada di Amerika Serikat.
Mark Zuckerberg, pendiri Facebook mengungkapkan bahwa skema dan desain pusat data Facebook di Oregon City, Prineville masuk dalam program Open Compute Project, dan Facebook meminta dukungan Greenpeace atas program tersebut.
“Efisiensi energi yang dirancang Facebook sangat mengagumkan, tapi itu saja tidak cukup. Perusahaan ini harus menghentikan penggunaan bahan bakar batubara. Jika kita tidak berhenti membakar batubara, kita tidak akan bisa menghentikan perubahan iklim,” ujar juru bicara Greenpeace Daniel Kessler, seperti dilansir Green Radio.
Sejumlah aktivis Greenpece menerbangkan balon udara bertuliskan ‘Facebook: Join the Energy Revolution’ di atas kantor Facebook sebagai bagian dari kampanye mengajak perusahaan itu agar lebih ramah lingkungan. Facebook kemudian mempublikasikan ajakan tersebut dan mendapat 700.000 respon dan komentar.
Gambar diambil dari sini.

