Setiap Warga Jakarta Hasilkan 10.000 Gram CO2 Per Hari
Penghitungan jejak karbon yang dilakukan Institute for Essential Services Reform (IESR) mengungkapkan bahwa penggunaan listrik untuk peralatan elektronik dan penerangan merupakan kontributor terbesar jejak karbon yang dihasilkan warga Jakarta, demikian informasi yang dilansir Green Radio.
Penghitungan yang dilakukan dengan metode “kalkulator karbon” ini menyatakan bahwa setiap orang di Jakarta rata-rata menghasilkan 10.000 gram emisi karbon per hari. Penghitungan ini terbilang sederhana, warga diminta mencantumkan aktivitas sehari-hari yang berpotensi menghasilkan emisi karbon ke dalam kalkulator.
Aktivitas yang dicantumkan antara lain penggunaan kendaraan untuk transportasi, penggunaan kertas, penggunaan listrik, dan berapa banyak sampah yang dihasilkan. Kalkulator akan mengkonversi semua aktivitas itu dalam bentuk besaran karbon. Tak hanya penggunaan kendaraan, kertas dan listrik, aktivitas berselancar di dunia maya pun disinyalir merupakan penghasil emisi karbon yang cukup besar.
Gambar diambil dari sini.


