Kelangkaan Air dan Makanan Ancam Sektor Pertanian
Menurut informasi yang dilansir Green Radio, sektor pertanian yang saat ini mempekerjakan lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia akan menghadapi ancaman kekurangan air sebagai dampak pemanasan global. Lembaga riset Worldwatch Institute menyatakan perubahan radikal di bidang pangan dan air perlu dilakukan demi mengurangi kelangkaan stok makanan dunia di masa depan.
Berdasarkan keterangan Worldwatch Institute, petani-petani kecil yang mendominasi industri pertanian memiliki potensi yang besar untuk mempertahankan suplai makanan dunia. Namun, peningkatan produksi pangan tidak serta merta mengurangi angka kelaparan. Pernyataan ini diperkuat dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa sejak tahun 1980 hingga 2009 produksi gandum, jagung, beras dan gandum hitam meningkat hingga 55%. Tapi, di saat yang sama, angka kelaparan meningkat dan kecukupan pangan di banyak negara menurun.
Negara-negara berkembang membutuhkan banyak investasi untuk mengurangi ketergantungan pada makanan impor dan pasar internasional serta berfokus pada pertanian skala kecil. Saat ini, sudah banyak negara yang memprioritaskan pertanian skala kecil. Mereka juga mulai memperhatikan peranan perempuan, perbaikan infrastruktur dan mendahulukan pasar lokal yang kesemuanya berpotensi menurunkan tingkat kelaparan di seluruh dunia.
Gambar diambil dari sini.


