Perjuangan untuk Lindungi Hutan Hujan Nigeria

nigeria_rainforest_2

Berdasarkan keterangan yang diberikan United Nations Food and Agriculture Organization, Nigeria kehilangan sekitar 410.000 hektar hutan dari tahun 1990 hingga 2005 yang mengakibatkan hampir empat persen hutan hujan di negara itu menghilang setiap tahunnya.

Odigha, aktivis hutan dan Presiden Komite Kehutanan Cross River dari Nigeria mengatakan bahwa laju deforestasi di Nigeria cukup menakutkan. Apa yang tersisa kini kurang dari sepuluh persen dari luas negara tersebut dan lebih dari 50 persen penggundulan hutan terjadi di negara bagian Cross River.

“Tidak akan ada hutan yang tersisa dalam enam sampai sepuluh tahun mendatang jika hal ini terus berlanjut,” ucap Odigha. Dengan pembalakan dan pembukaan lahan untuk pertanian yang dilakukan secara terus-menerus, mempertahankan salah satu pusat keanekaragaman hayati di dunia merupakan sebuah perjuangan.

Tunde Morakinyo dari Cercopan, badan konservasi amal yang bekerja di negara bagian Cross River, mengatakan bahwa pertumbuhan populasi Nigeria yang pesat merupakan salah satu penyebab deforestasi. “Nigeria memiliki populasi yang besar – kepadatan penduduknya tertinggi kedua di Afrika setelah Rwanda. Hutan tropis di negara ini berada di bawah tekanan besar,” jelas Morakinyo. Ia setuju dengan Odigha bahwa pembalakan dan pertanian merupakan ancaman utama terhadap keanekaragaman hayati.

Cercopan bekerja dengan masyarakat di tepi Taman Nasional Cross River, meningkatkan kesadaran tentang alternatif penggunaan hutan tropis. Dengan menyediakan pendidikan mengenai penebangan berkelanjutan dan kredit karbon, mereka juga menjalankan proyek-proyek ekowisata dan sebagian uang yang dihasilkan langsung dikembalikan kepada masyarakat.

468 ad