Elfian Effendi: Pastikan Indonesia Punya Kedaulatan untuk Kelola Hutan
Belum lama ini, Elfian Effendi, Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia, mengungkapkan bahwa pengelolaan dana REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) oleh pihak ketiga (fund manager) menjadikan intervensi pihak Norwegia dalam pelaksanaan moratorium di Indonesia sesuatu yang signifikan, padahal yang dipertaruhkan oleh Indonesia dalam perjanjian kerja sama ini adalah hutan Indonesia. Elfian menegaskan perlunya kesepakatan yang dicantumkan dalam Letter of Intent (LoI) Indonesia-Norwegia bahwa pemerintah Indonesia memiliki kedaulatan untuk mengelola hutan, demikian berita yang dilansir oleh Harian Media Indonesia.
Menurut Elfian, sebaiknya pemerintah memeriksa lebih dahulu perjanjian yang dibuat dengan Norwegia hingga ke parlemen; apakah terdapat persetujuan parlemen mengenai pencairan dana sebesar 30 juta dolar Amerika Serikat. Elfian juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif Komisi IV DPR RI yang akan berkunjung ke parlemen Norwegia untuk menanyakan perihal LoI serta komitmen kontribusi finansial Norwegia kepada Indonesia.
Sebelum ini, delegasi Norwegia telah bertemu dengan pemerintah Indonesia untuk membahas implementasi dari tahap pertama kerja sama tersebut, di antaranya pembentukan badan REDD plus di Indonesia, pengembangan strategi komprehensif nasional REDD plus, implementasi pendanaan sementara, kerangka kerja pelaporan dan verifikasi, pemilihan provinsi percontohan serta pelaksanaan moratorium yang akan berlangsung selama dua tahun.
—–
Gambar diambil dari: http://i.telegraph.co.uk/telegraph/multimedia/archive/01675/tree-house-in-fore_1675326i.jpg


