Pemanasan Global Sebabkan Demam Berdarah Meningkat

029-MosquitoDaDengue

Pemanasan global diduga telah mempercepat perkembangan populasi nyamuk demam berdarah, demikian hasil penelitian lokal atas dampak peningkatan temperatur udara terhadap nyamuk Aedes Aegypti.

“Kami berusaha untuk mencari tahu apakah kenaikan suhu memang mempercepat siklus hidup nyamuk, yang menyebabkan ledakan populasi nyamuk Aedes Aegypti,” ujar Dr. Franco G. Teves yang melakukan penelitian tersebut. “Implikasinya adalah bahwa kenaikan suhu akibat perubahan iklim dapat mengakibatkan populasi nyamuk pembawa virus demam berdarah meningkat dengan cepat.”

Virus demam berdarah ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes betina yang terinfeksi virus tersebut saat menghisap darah orang yang terkena demam berdarah. Setelah melalui masa inkubasi, nyamuk yang terinfeksi akan menularkan virus tersebut sepanjang sisa hidupnya.

Pejabat kesehatan setempat mengatakan bahwa epidemi demam berdarah sebagian disebabkan oleh cuaca El Niño yang panas, yang menyebabkan banyak orang menyimpan air dalam wadah yang kemudian menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Awal musim hujan juga dapat menjadi faktor penyebab meningkatnya populasi nyamuk demam berdarah.

—–

Gambar diambil dari: http://qwickstep.com/search/mosquito-da-dengue.html

468 ad