Tanggung Jawab Historis

Tanggung Jawab Historis atau Historical Responsibility adalah suatu konsep yang berpendapat bahwa tanggung jawab utama atas emisi global dunia terletak di pundak negara-negara kaya. Ini didasari atas argumen yang menyatakan bahwa secara historis, negara-negara tersebut mencapai posisinya sekarang karena mereka telah melakukan aktivitas pencemaran dalam waktu yang lama untuk kepentingan pembangunan.

Human Development Report tahun 2007/2008 menyatakan bahwa negara-negara kaya bertanggungjawab bagi “7 dari setiap 10 ton CO2 yang diproduksi semenjak awal revolusi industri.” Lima negara produsen emisi terbesar dari sektor industri adalah Amerika Serikat, Cina, India, Jepang dan Rusia. Secara bersama-sama, mereka memproduksi sebanyak 50% dari emisi global dunia. Bahkan, emisi AS sendiri mencapai tingkat seperlima dari keseluruhan emisi dunia.

Masuk akal, bahwa prinsip Tanggung Jawab Historis menjadi gagasan favorit negara-negara berkembang. Ini terutama disebabkan oleh kenyataan bahwa tingkat “bujet karbon global” akan dengan cepat tercapai di tahun 2030 jika negara-negara maju tidak menurunkan emisi mereka. Negara-negara berkembang ingin memperjuangkan keadilan karena mereka masih butuh untuk melakukan banyak ativitas pembangunan yang mengeluarkan emisi, demi mengejar ketertinggalan mereka dari negara maju.

Kelemahan utama dari konsep ini adalah: Ia seakan-akan memberikan celah bagi negara-negara yang masih berkembang untuk terus mengeluarkan emisi pada tingkat yang tinggi, hanya karena mereka secara historis belum melakukan hal tersebut.

0 Comments

Trackbacks/Pingbacks

  1. iklimkarbon.com » 101 » Tanggung Jawab Bersama namun Dibedakan (CBDR) - [...] beberapa hal, CBDR dipandang sebagai lebih logis dibanding konsep historical responsibility yang berhenti sebatas pencemaran yang dilakukan sebuah negara ...