Titik Terendah Lenyapnya Es di Samudera Arktik
Sebuah penelitian menyatakan bahwa jumlah es yang menutupi Samudera Arktik saat ini adalah yang terkecil dalam kurun waktu ribuan tahun terakhir. Es yang menutupi petak raksasa dari Samudera Arktik telah menyusut dan menipis selama puluhan tahun, dipicu oleh menghangatnya Kutub, yang merupakan hasil dari menumpuknya emisi gas rumah kaca di atmosfir Bumi. Melelehnya es di lautan yang paling dramatis terjadi pada tahun 2007, di mana luas es menyusut hingga titik terendah sejak tahun 1979, sejak dimulainya pengukuran satelit.
“Lapisan-lapisan sedimen yang terdapat di dasar laut merekam kondisi laut selama keberadaan mereka,” jelas Leonid Polyak, peneliti dari Byrd Polar Research Center at Ohio State University yang memimpin penelitian terhadap sedimen yang menyerupai fosil dari iklim samudera Arktik. Kesimpulan penelitian tersebut adalah: luas es di Samudera Arktik telah mencapai titik terendah dalam ribuan tahun terakhir.
“Lenyapnya es di lautan yang kita lihat sekarang merupakan penyusutan yang telah terjadi sejak awal abad ke-20 dan semakin meningkat selama 30 tahun terakhir,” jelas Polyak. “Teknik satelit terbaru dan observasi lapangan memungkinkan kita untuk melihat bahwa volume es telah menyusut jauh lebih cepat. Gambaran ini sangat merisaukan.”



0 Komentar
Trackbacks/Pingbacks