Perubahan Iklim Ancam Kelangsungan Hidup Beruang Kutub
Sebuah penelitian menemukan bahwa perubahan iklim akan memicu penurunan dramatis pada populasi beruang kutub. Penelitian lain dilakukan untuk mengetahui bagaimana perubahan iklim akan mempengaruhi reproduksi dan ketahanan hidup beruang kutub. Berdasarkan apa yang disebut sebagai fisiologi, ekologi dan perilaku beruang kutub, penelitian tersebut memprediksi tingkat kehamilan akan mengalami penurunan dan lebih sedikit beruang yang dapat bertahan pada musim-musim di mana es menghilang.
“Beberapa populasi diperkirakan akan punah oleh pemanasan global, sedangkan sisanya akan bertahan dengan jumlah yang berkurang,” jelas Dr. Peter Molnar dari University of Alberta, Edmonton, Canada. Dampak berkelanjutan dari perubahan iklim terhadap reproduksi dan kelangsungan hidup beruang kutub belum dapat diprediksi sampai ambang batas ketahanan beruang kutub terlewati. Pada titik ini, reproduksi dan kelangsungan hidup akan menurun dengan cepat dan dramatis.
Beruang kutub di daerah Selatan berpuasa pada musim panas dan terdesak ke daratan ketika es di laut meleleh. Jika musim tanpa es ini terus berlanjut, beruang akan kehilangan banyak lemak dan protein untuk menolong mereka bertahan hidup dalam masa puasa. Dengan mengembangkan model fisiologi yang memperkirakan seberapa cepat beruang menggunakan cadangan lemak dan proteinnya, para peneliti dapat memprediksi waktu yang diperlukan seekor beruang untuk mati karena kelaparan.



0 Komentar
Trackbacks/Pingbacks