Christiana Figueres Duduki Jabatan Nomor Satu Perubahan Iklim
Sekjen PBB, Ban-Ki-Moon mengangkat Christiana Figueres sebagai orang nomor satu di bidang perubahan iklim di jajaran organisasi PBB. Ia menggantikan Yvo de Boer sebagai sekretaris eksekutif UNFCCC, yang mengundurkan diri pada Februari lalu.
Penunjukan Christina untuk mengisi jabatan ini dipandang beberapa kalangan sebagai sebuah kejutan. Sebagian besar dari mereka menduga bahwa Ban-Ki-Moon akan menunjuk menteri pariwisata Afrika Selatan, Marthinus van Schalkwyk untuk mengisi posisi ini. Di sisi lain, media ini menyebut Christina di urutan pertama saat membahas kandidat sekretaris eksekutif UNFCCC beberapa waktu lalu.
Christiana mewarisi darah politik dari ayahnya, Jose Figueres Ferrer, presiden Kosta Rika yang terpilih selama tiga kali masa jabatan. Dibesarkan di komunitas pertanian, ia dididik di sebuah sekolah Jerman di San Jose, dan sempat mengenyam pendidikan lanjutan di Inggris, sebelum akhirnya pergi ke Swathmore College di Pennsylvania untuk membahas antropologi.
Christiana Figueres memiliki kaitan personal yang kuat dengan isu perubahan iklim. Status Kosta Rika sebagai negara pulau membuat negara tersebut lebih rentan terhadap perubahan iklim; serta menyebabkan ia mendapat banyak dukungan dari negara kepulauan kecil yang memiliki resiko sama. Sebuah sumber di PBB menyatakan bahwa ia adalah seorang “negosiator yang disukai banyak pihak dan kompeten.”
Christiana akan mulai menjabat pada 1 Juli nanti, tanggal yang ditetapkan sebagai hari efektif berlakunya pengunduran diri Yvo de Boer. Keputusan untuk memilih Christiana, seperti disebut oleh juru bicara PBB Martin Nesirky, diambil setelah melalui serangkaian konsultasi dengan para pihak konvensi.



0 Komentar
Trackbacks/Pingbacks