SBY: Dana Mandiri untuk Pengurangan Emisi
Indonesia tidak bergantung pada bantuan pihak luar untuk merealisasikan target pengurangan emisi karbon sebanyak 26%, demikian keterangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dilansir Jakarta Globe, yang dikeluarkan di tengah-tengah peringatan bahwa inisiatif tersebut dapat menyebabkan negara terlilit lebih banyak hutang.
Indonesia telah berkomitmen untuk memenuhi target yang ditetapkan pada tahun 2020, terutama dalam bidang kehutanan dan melalui pengembangan di bidang energi daur ulang. Salah satu program yang dicanangkan pemerintah adalah menghapuskan penebangan liar dan korupsi dalam kasus-kasus penebangan liar.
“Anggaran untuk mengurangi emisi akan datang dari dalam negeri,” jelas Presiden dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Finlandia Matti Vanhanen di istana presiden baru-baru ini.
“Kami telah menyediakan dana dari anggaran negara. Bagaimanapun, jika ada bantuan internasional dalam bentuk kapasitas gedung, pelatihan teknis, pemberian, dan sebagainya, kami akan menerimanya.”
Negara-negara lain telah menawarkan sejumlah bantuan dalam bentuk kapasitas gedung, pelatihan teknis dan pengalihan teknologi, sementara Jepang telah menawarkan pinjaman sejumlah 425 juta dolar untuk upaya mitigasi perubahan iklim, yang ditandatangani pada Forum Demokrasi Bali di bulan Desember.



0 Komentar
Trackbacks/Pingbacks