Sentosa Group Juarai Jakarta Green Office 2009

Sentosa Green Office

Mengikuti sukses tahun sebelumnya, perhelatan Jakarta Green Office tahun ini kembali tuntas digelar.  Program ini digagas dan diselenggarakan bersama oleh Delta FM, Unilever, Republika, ACT (Aksi Cepat Tanggap), dan BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup), serta didukung oleh PROCON.

Seperti yang dideskripsikan di situsnya, kompetisi ini adalah program kompetisi lingkungan pertama yang melibatkan kelompok karyawan di perusahaan-perusahaan, dengan hadiah total 30 juta rupiah.  Periode programnya sendiri berlangsung selama Juni-November 2009, dan bertitik berat pada kebijaksanaan penghematan dan efisiensi energi listrik, air, kertas, pengelolaan sampah dan sosialisasi program di lingkungan perkantoran masing-masing.

Tahun ini, Sentosa Group yang dimotori oleh The Body Shop sukses menjadi Green Office Champion.  Yang menarik, perhatian yang mendalam terhadap isu ini bukan hanya menjadi bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) semata, namun sudah menjadi visi kelompok Sentosa, -yakni “menjadi panutan di dunia bisnis ritel dengan concern yang tinggi terhadap lingkungan,” demikian ujar Nadine Zamira, wakil dari Sentosa Group saat ditemui beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

Dan memang benar, atmosfer “hijau” kental terasa begitu kita tiba di kantor Sentosa Group yang memayungi lima business units besar di Indonesia.  Di atas pintu masuk, terpampang besar-besar sebuah banner yang bertuliskan “Green Office, Green Behaviour”.  Berbeda dengan pengecekan keamanan yang biasa dijumpai di gedung-gedung lain, setiap pengunjung yang memasuki bangunan Sentosa Group dilarang membawa apapun yang berbahan dasar styrofoam sebagai bentuk aksi pelestarian lingkungan.

Gerakan Green Office, Green Behaviour ini sebenarnya telah dimulai sejak Hari Bumi pada 22 April 2008 yang lalu.  Gayung pun bersambut ketika The Body Shop yang telah terkenal dengan visi ramah lingkungannya, ditunjuk menjadi acting manager sekaligus frontrunner bagi misi ini.

Berbagai inisiatif kemudian digagas dan dilaksanakan dalam kerangka misi tersebut.  Mulai dari hal yang terlihat sederhana seperti pemisahan sampah di setiap lantai gedung, sampai dengan proses manajemen makro seperti pembentukan Sentosa Environmental Panel yang terdiri dari CEO, BOD, top-level management, dan TBS values department.  Sangat terlihat bahwa ada benang merah yang kuat dalam setiap tindakan sehari-hari seluruh level staf dari Sentosa Group.

Tak lupa, pesan-pesan ramah lingkungan ini disampaikan melalui wahana yang populer dan catchy. Seperti yang disebut oleh Nadine, “kuncinya adalah komunikasi,”  perhatian terhadap lingkungan terus dibilasi melalui pemasangan signage seperti tulisan “Matikan Aku agar Bumi tetap Hidup” di atas keran-keran wastafel milik Sentosa Group.  Hal ini memastikan bahwa konsep eco-friendly tertanam dengan kuat secara subliminal dan menjadi gaya hidup seluruh personil kelompok perusahaan.

Seluruh dimensi penghematan sumber daya juga dilibatkan di sana.  Program reducing energy dan reduce, reuse, recycle paper diwujudkan dalam karya nyata dengan menjaga suhu ruangan agar tak terlalu dingin, serta kampanye penggunaan kedua belah sisi kertas serta proses daur ulangnya.  Sisi fun turut dihadirkan dalam kegiatan-kegiatan seperti kompetisi Best floor on Waste Management, Charity Garage Sale dan Clean-Up Day.

Dengan sederet program-program tadi yang berkonvergensi pada satu muara pelestarian lingkungan, rasanya tak berlebihan jika Sentosa Group memang layak menjadi juara Jakarta Green Office tahun ini.  Proficiat!

468 ad